Kota
Mahal. Semua serba mahal. Bukan buang hajat dikenakan dua ribu rupiah. Bukan numpang beli air mineral dikenakan lima ribu. Bukan juga telor dadar dan nasi putih panas dengan kikil seharga lima puluh ribu. Mahal. Maksudku, menjadi mahal interaksi di antara kita. Sibuk. Sibuk melulu. Macet. Jauh. Hujan. Panas. Semua menjadi serba salah di kota dimana semua katanya harus bisa ada.

Comments
Post a Comment